Latest Post
Tampilkan postingan dengan label video. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label video. Tampilkan semua postingan
06.12
Video Menyentuh Hati, Bangkitnya Generasi Qur’ani
Written By admin on Kamis, 06 Maret 2014 | 06.12
Sebuah video menyentuh hati telah diunggah di Youtube, baru-baru ini.
Video berdurasi 6 menit 10 detik ini merekam aktifitas pemuda-pemudi
Muslim yang membaca Al Qur’an di beragam situasi.
Di sebuah gedung olah raga, tampak seorang akhwat asyik membaca Qur’an. Sementara gadis-gadis lain di sekitarnya mengamati dengan penuh keheranan. Bagaimana mungkin di zaman ini, ada generasi Qur’ani seperti ini? Mungkin demikian mereka saling bertanya.
Di sebuah antrian panjang di depan loket, tampak dua akhwat menyelesaikan tilawah hariannya. Dua antrian di belakang mereka, juga terlihat seorang ikhwan asyik membaca Qur’an.
Banyak pemandangan lain yang direkam dalam video ODOJ (One Day One Juz) ini. Ada pemuda yang membaca Qur’an di halte, ada membaca di SPBU, dan beragam kondisi lainnya.
Benarkah ini tanda-tanda bangkitnya generasi Qur’ani di Indonesia? Semoga
Di sebuah gedung olah raga, tampak seorang akhwat asyik membaca Qur’an. Sementara gadis-gadis lain di sekitarnya mengamati dengan penuh keheranan. Bagaimana mungkin di zaman ini, ada generasi Qur’ani seperti ini? Mungkin demikian mereka saling bertanya.
Di sebuah antrian panjang di depan loket, tampak dua akhwat menyelesaikan tilawah hariannya. Dua antrian di belakang mereka, juga terlihat seorang ikhwan asyik membaca Qur’an.
Banyak pemandangan lain yang direkam dalam video ODOJ (One Day One Juz) ini. Ada pemuda yang membaca Qur’an di halte, ada membaca di SPBU, dan beragam kondisi lainnya.
Benarkah ini tanda-tanda bangkitnya generasi Qur’ani di Indonesia? Semoga
23.27
Hujan turun dengan deras beberapa jam setelah umat Islam menggelar shalat Istisqa’ di California yang dilanda kekeringan parah, Ahad (2/2) lalu. Video shalat istisqa’ ini pun menempati peringkat pertama paling popular di situs OnIslam.net, Rabu (5/2).
"Menakjubkan bukan? Muslim di Bay Area pergi keluar untuk shalat istisqa’, hari berikutnya (hujan deras) ini terjadi...," kata @mohamedghilan di Twitter sambil mengunggah gambar Muslim shalat istisqa’.
"Syekh @hamzayusuf & @ImamZaidShakir memperbaharui Sunnah Nabi. Dari kekeringan terpanjang menjadi curah hujan terbesar!" tambah @KQZinstitute.
Dengan mengangkat tangan dan menengadah ke langit, sarjana Amerika dan pendiri Institute Zaytuna, Syekh Hamza Yusuf, memimpin doa saat shalat istisqa’ yang diselenggarakan Dewan Hubungan Amerika - Islam (CAIR) ini.
Sebelumnya, Gubernur Jerry Brown mengumumkan keadaan darurat kekeringan pada Januari karena wilayah itu masuk ke tahun ketiga cuaca kering. [IK/OnIslam/BersamaDakwah]
Heboh, Hujan Turun di California Setelah Shalat Istisqa’
Written By admin on Rabu, 05 Februari 2014 | 23.27
Hujan turun dengan deras beberapa jam setelah umat Islam menggelar shalat Istisqa’ di California yang dilanda kekeringan parah, Ahad (2/2) lalu. Video shalat istisqa’ ini pun menempati peringkat pertama paling popular di situs OnIslam.net, Rabu (5/2).
"Menakjubkan bukan? Muslim di Bay Area pergi keluar untuk shalat istisqa’, hari berikutnya (hujan deras) ini terjadi...," kata @mohamedghilan di Twitter sambil mengunggah gambar Muslim shalat istisqa’.
"Syekh @hamzayusuf & @ImamZaidShakir memperbaharui Sunnah Nabi. Dari kekeringan terpanjang menjadi curah hujan terbesar!" tambah @KQZinstitute.
Dengan mengangkat tangan dan menengadah ke langit, sarjana Amerika dan pendiri Institute Zaytuna, Syekh Hamza Yusuf, memimpin doa saat shalat istisqa’ yang diselenggarakan Dewan Hubungan Amerika - Islam (CAIR) ini.
Sebelumnya, Gubernur Jerry Brown mengumumkan keadaan darurat kekeringan pada Januari karena wilayah itu masuk ke tahun ketiga cuaca kering. [IK/OnIslam/BersamaDakwah]
19.49
Ada tiga tanda fenomenal dari tanda-tanda Kiamat yang perlu diantisipasi dewasa ini oleh umat manusia pada umumnya dan umat Islam pada khususnya. Dua di antara ketiga tanda itu masuk dalam kategori tanda-tanda besar Kiamat. Satu lagi kadang dimasukkan ke dalam tanda besar, namun ada pula yang menyebutnya sebagai tanda penghubung antara tanda- tanda-tanda kecil Kiamat dengan tanda-tanda besar Kiamat.
Tanda penghubung antara tanda-tanda kecil Kiamat dengan tanda-tanda besar Kiamat ialah diutusnya Imam Mahdi. Imam Mahdi merupakan tanda Kiamat yang menghubungkan antara tanda-tanda kecil Kiamat dengan tanda-tanda besar Kiamat karena datang pada saat dunia sudah menyaksikan munculnya seluruh tanda-tanda kecil Kiamat yang mendahului tanda-tanda besar Kiamat. Allah tidak akan mengizinkan tanda-tanda besar Kiamat datng sebelum berbagai tanda kecil Kiamat telah tuntas kemunculannya.
Jika tanda-tanda kecil Kiamat sudah hampir muncul seluruhnya berarti kondisi dunia dewasa ini berada di ambang menyambut kedatangan tanda-tanda besar Kiamat. Dan bila asumsi ini benar, berarti dalam waktu dekat kita semua sudah harus bersiap-siap untuk menyambut datangnya tanda penghubung antara tanda-tanda kecil Kiamat dengan tanda-tanda besar Kiamat, yaitu diutusnya Imam Mahdi ke tengah ummat Islam. Hal ini menjadi selaras dengan isyarat yang diungkapakan Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam mengenai dua pra-kondisi menjelang diutusnya Imam Mahdi.
Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam bersabda yang artinya:
“Aku kabarkan berita gembira mengenai Al-Mahdi yang diutus Allah ke tengah ummatku ketika banyak terjadi perselisihan antar-manusia dan gempa-gempa. Ia akan memenuhi bumi dengan keadilan dan kejujuran sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kese-wenang-wenangan dan kezaliman.” (HR Ahmad)
Nabi shollallahu ’alaih wa sallam mengisyaratkan adanya dua prakondisi menjelang diutusnya Imam Mahdi ke tengah ummat Islam. Kedua prakondisi tersebut ialah pertama, banyak terjadi perselisihan antar-manusia dan kedua, terjadinya gempa-gempa. Subhaanallah. Jika kita amati kondisi dunia saat ini sudah sangat sarat dengan perselisihan antar-manusia, baik yang bersifat antar-pribadi maupun antar-kelompok. Demikian pula dengan fenomena gempa sudah sangat tinggi frekuensi berlangsungnya belakangan ini.
Mungkin anda pernah mendengar kabar/berita bahwa telah lahir seorang bayi (sekitar 9 tahun lalu), yang memiliki kemampuan di luar akal manusia, ketika masih bayi, ia dapat berbicara dan memulai pembicaraanya dengan ucapan "Assalaamu'alaykum", yang kemudian melanjutkan ucapannya dengan kabar, bahwa ia adalah seseorang yang akan di bunuh oleh Dajjal.
Jika kita perhatikan hadits Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam yang menyebutkan tentang kisah seorang pemuda yang dibunuh oleh oleh Dajjal. Dalam riwayat Imam Muslim (2938) dari hadits Abu Sai’id al-Khudri terdapat kisah menarik tentang pertarungan antara Dajjal dengan seorang mukmin, ringkasnya:
Ada seorang pemuda beriman datang kepada Dajjal seraya berkata padanya, “Wahai manusia, ini adalah Dajjal yang telah diceritakan Rasulullah dalam haditsnya!”
Dajjal berkata, ” Apakah kamu beriman padaku?”
Jawab pemuda itu, “Kamu adalah pendusta”.
Pemuda itu kemudian digergaji sehingga terbelah menjadi dua, lalu Dajjal melewati dua potongan badannya kemudian menyuruhnya berdiri.
Pemuda itupun berdiri lagi seraya berkata, “Saya malah bertambah mantap tentang dirimu bahwa engkau adalah Dajjal yang dikabarkan oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam!”.
Setelah itu, Dajjal ingin membunuhnya tetapi tidak bisa”.
Hampir dapat dipastikan jika peristiwa ini benar, Imam Mahdi sudah ada di antara kita, jika orang yang akan dibunuh oleh Dajjal lahir baru-baru ini. Imam Mahdi akan umur 30-40 ketika ia muncul. Jika melihat ke belakang sebagai mana kesepakatan para ulama, bahwa diangkatnya Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam sebagai Rasul adalah pada umur 40 tahun. Jadi mari menghitung. Orang yang akan dibunuh oleh Dajjal akan 18-20 atau 30 tahun. Jika ia lahir pada tahun 2004. Lalu kemungkinannya ia akan dibunuh di tahun 2022-24 oleh Dajjal.
Dajjal akan datang hanya ketika Imam Mahdi telah muncul! Itu berarti Mahdi adalah pada saat 2022 lebih dari 30 tahun atau mungkin 40 tahun (sebagaimana diangkatnya Nabi sebagai Rasul).
Issa Badwan dalam wawancaranya menyatakan sudah sangat jelas, "Jika orang yang akan dibunuh oleh Dajjal telah lahir, maka Al Mahdi sekarang sudah menjadi seorang pemuda dengan kisaran umur 18-20 tahun!
Jadi menurut dua perhitungan 2021-2024 adalah tahun yang penting yang bisa jadi saat di mana orang (pemuda) itu akan dibunuh oleh Dajjal .....
Benarkah Imam Mahdi "Sudah Ada" Diantara Kita...?
Written By admin on Jumat, 29 November 2013 | 19.49
Ada tiga tanda fenomenal dari tanda-tanda Kiamat yang perlu diantisipasi dewasa ini oleh umat manusia pada umumnya dan umat Islam pada khususnya. Dua di antara ketiga tanda itu masuk dalam kategori tanda-tanda besar Kiamat. Satu lagi kadang dimasukkan ke dalam tanda besar, namun ada pula yang menyebutnya sebagai tanda penghubung antara tanda- tanda-tanda kecil Kiamat dengan tanda-tanda besar Kiamat.
Tanda penghubung antara tanda-tanda kecil Kiamat dengan tanda-tanda besar Kiamat ialah diutusnya Imam Mahdi. Imam Mahdi merupakan tanda Kiamat yang menghubungkan antara tanda-tanda kecil Kiamat dengan tanda-tanda besar Kiamat karena datang pada saat dunia sudah menyaksikan munculnya seluruh tanda-tanda kecil Kiamat yang mendahului tanda-tanda besar Kiamat. Allah tidak akan mengizinkan tanda-tanda besar Kiamat datng sebelum berbagai tanda kecil Kiamat telah tuntas kemunculannya.
Jika tanda-tanda kecil Kiamat sudah hampir muncul seluruhnya berarti kondisi dunia dewasa ini berada di ambang menyambut kedatangan tanda-tanda besar Kiamat. Dan bila asumsi ini benar, berarti dalam waktu dekat kita semua sudah harus bersiap-siap untuk menyambut datangnya tanda penghubung antara tanda-tanda kecil Kiamat dengan tanda-tanda besar Kiamat, yaitu diutusnya Imam Mahdi ke tengah ummat Islam. Hal ini menjadi selaras dengan isyarat yang diungkapakan Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam mengenai dua pra-kondisi menjelang diutusnya Imam Mahdi.
Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam bersabda yang artinya:
“Aku kabarkan berita gembira mengenai Al-Mahdi yang diutus Allah ke tengah ummatku ketika banyak terjadi perselisihan antar-manusia dan gempa-gempa. Ia akan memenuhi bumi dengan keadilan dan kejujuran sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kese-wenang-wenangan dan kezaliman.” (HR Ahmad)
Nabi shollallahu ’alaih wa sallam mengisyaratkan adanya dua prakondisi menjelang diutusnya Imam Mahdi ke tengah ummat Islam. Kedua prakondisi tersebut ialah pertama, banyak terjadi perselisihan antar-manusia dan kedua, terjadinya gempa-gempa. Subhaanallah. Jika kita amati kondisi dunia saat ini sudah sangat sarat dengan perselisihan antar-manusia, baik yang bersifat antar-pribadi maupun antar-kelompok. Demikian pula dengan fenomena gempa sudah sangat tinggi frekuensi berlangsungnya belakangan ini.
Mungkin anda pernah mendengar kabar/berita bahwa telah lahir seorang bayi (sekitar 9 tahun lalu), yang memiliki kemampuan di luar akal manusia, ketika masih bayi, ia dapat berbicara dan memulai pembicaraanya dengan ucapan "Assalaamu'alaykum", yang kemudian melanjutkan ucapannya dengan kabar, bahwa ia adalah seseorang yang akan di bunuh oleh Dajjal.
Jika kita perhatikan hadits Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam yang menyebutkan tentang kisah seorang pemuda yang dibunuh oleh oleh Dajjal. Dalam riwayat Imam Muslim (2938) dari hadits Abu Sai’id al-Khudri terdapat kisah menarik tentang pertarungan antara Dajjal dengan seorang mukmin, ringkasnya:
Ada seorang pemuda beriman datang kepada Dajjal seraya berkata padanya, “Wahai manusia, ini adalah Dajjal yang telah diceritakan Rasulullah dalam haditsnya!”
Dajjal berkata, ” Apakah kamu beriman padaku?”
Jawab pemuda itu, “Kamu adalah pendusta”.
Pemuda itu kemudian digergaji sehingga terbelah menjadi dua, lalu Dajjal melewati dua potongan badannya kemudian menyuruhnya berdiri.
Pemuda itupun berdiri lagi seraya berkata, “Saya malah bertambah mantap tentang dirimu bahwa engkau adalah Dajjal yang dikabarkan oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam!”.
Setelah itu, Dajjal ingin membunuhnya tetapi tidak bisa”.
Hampir dapat dipastikan jika peristiwa ini benar, Imam Mahdi sudah ada di antara kita, jika orang yang akan dibunuh oleh Dajjal lahir baru-baru ini. Imam Mahdi akan umur 30-40 ketika ia muncul. Jika melihat ke belakang sebagai mana kesepakatan para ulama, bahwa diangkatnya Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam sebagai Rasul adalah pada umur 40 tahun. Jadi mari menghitung. Orang yang akan dibunuh oleh Dajjal akan 18-20 atau 30 tahun. Jika ia lahir pada tahun 2004. Lalu kemungkinannya ia akan dibunuh di tahun 2022-24 oleh Dajjal.
Dajjal akan datang hanya ketika Imam Mahdi telah muncul! Itu berarti Mahdi adalah pada saat 2022 lebih dari 30 tahun atau mungkin 40 tahun (sebagaimana diangkatnya Nabi sebagai Rasul).
Issa Badwan dalam wawancaranya menyatakan sudah sangat jelas, "Jika orang yang akan dibunuh oleh Dajjal telah lahir, maka Al Mahdi sekarang sudah menjadi seorang pemuda dengan kisaran umur 18-20 tahun!
Jadi menurut dua perhitungan 2021-2024 adalah tahun yang penting yang bisa jadi saat di mana orang (pemuda) itu akan dibunuh oleh Dajjal .....
Bayangkan wahai saudariku, si pemuda tersebut telah memiliki
pengentahuan bahwasanya Dajjal akan datang. Ini menunjukkan bahwa orang
yang memahami ilmu agama, insyaa Allaah dia akan diselamatkan dari
fitnah Dajjal. Maka dari itu wahai saudariku, kita berkewajiban untuk
berlindung dari fitnah dajjal. Ia adalah fitnah yang sangat besar.
Saudaraku, marilah kita bersiap-siap mengantisipasi kedatangan
tanda-tanda Akhir Zaman yang sangat fenomenal ini. Tanda-tanda yang akan
merubah wajah dunia dari kondisi penuh kezaliman dewasa ini menuju
keadilan di bawah naungan Syariat Allah dan kepemimpinan Imam Mahdi
beserta Nabiyullah Isa ’alihis-salaam.
Ya Allah, masukkanlah kami ke dalam barisan pasukan Imam Mahdi yang akan
memperoleh satu dari dua kebaikan: ’Isy Kariman (hidup mulia di bawah
naungan Syariat Allah) au mut syahidan (atau Mati Syahid). Amin ya Rabb.
Analisa di atas merupakan hanya semata-mata pendapat/opini, yang bisa
saja benar dan sangat mungkin salah, sebab hanya Allah Ta'ala yang Maha
Tahu. Wallohu A'lam bis shawwab. (kaj)
Label:
video
01.07
Reaksi Warga AS Ketika Pemuda Muslim Sholat di Hadapan Publik
Written By admin on Jumat, 18 Oktober 2013 | 01.07
Dua orang pemuda Muslim Amerika, Adam Saleh dan Sheikh Akbar,
yang tercatat sebagai mahasiswa di sebuah perguruan tinggi di New York,
saling merekam temannya yang melakukan shalat sunnah dua rakaat di
hadapan publik Amerika.
Dalam video yang mereka unggah di situs Youtube dengan judul Praying In Public, disebutkan bahwa mereka membawa kompas untuk mengetahui arah ka’bah. Setelah itu mereka berwudhu, lalu salah seorang di antara mereka melakukan shalat sunnah 2 rakaat dan yang lain merekamnya dengan kamera.
Hal ini mereka lakukan untuk mengetahui reaksi publik Amerika ketika melihat mereka shalat. Di samping itu, tujuan mereka adalah untuk menunjukkan kepada dunia bahwa umat Islam mencintai perdamaian melebihi dari apa yang mereka pikirkan.
Shalat di hadapan publik di negara minoritas muslim memang sesuatu yang dianggap aneh.
Dalam video itu terlihat beragam reaksi orang-orang Amerika melihat dua pemuda ini shalat. Ada yang heran, ada pula yang memotret mereka, bahkan ada yang mengikuti gerakan shalat karena menyangka itu adalah senam Yoga.
Berikut video tersebut yang diunggah ke Youtube dengan akun TrueStoryASA, seperti dikutip dari Fimadani, Rabu (16/10/2013).[fmdn/YL/Islamedia]
Dalam video yang mereka unggah di situs Youtube dengan judul Praying In Public, disebutkan bahwa mereka membawa kompas untuk mengetahui arah ka’bah. Setelah itu mereka berwudhu, lalu salah seorang di antara mereka melakukan shalat sunnah 2 rakaat dan yang lain merekamnya dengan kamera.
Hal ini mereka lakukan untuk mengetahui reaksi publik Amerika ketika melihat mereka shalat. Di samping itu, tujuan mereka adalah untuk menunjukkan kepada dunia bahwa umat Islam mencintai perdamaian melebihi dari apa yang mereka pikirkan.
Shalat di hadapan publik di negara minoritas muslim memang sesuatu yang dianggap aneh.
Dalam video itu terlihat beragam reaksi orang-orang Amerika melihat dua pemuda ini shalat. Ada yang heran, ada pula yang memotret mereka, bahkan ada yang mengikuti gerakan shalat karena menyangka itu adalah senam Yoga.
Berikut video tersebut yang diunggah ke Youtube dengan akun TrueStoryASA, seperti dikutip dari Fimadani, Rabu (16/10/2013).[fmdn/YL/Islamedia]
Label:
video
23.40
Heboh, TV One Keceplosan "Golkar-nya Gak Usah Disebut Ya"
Written By admin on Kamis, 10 Oktober 2013 | 23.40
Media bisa menggiring opini publik untuk menjustifikasi seseorang
bersalah dan menyebarluaskan aibnya ke seluruh dunia. Sebaliknya, media
juga bisa menutupi kesalahan pihak tertentu dengan cara tidak
memberitakannya.
TV One baru-baru ini dicurigai melakukan operasi tersebut setelah insiden "keceplosan" pada tayangan langsung breaking news, Rabu malam (2/10) pekan lalu. Dalam video berdurasi 14 menit yang telah beredar di media sosial itu, dialog reporter tentang larangan penyebutan Partai Golkar ikut terekam dan terdengar jelas. "Golkar-nya gak usah disebut ya," demikian pada menit 8:32.
Sontak, beragam komentar negatif tertuju pada TV One yang mengesankan sedang melakukan operasi tertentu.
"Kok bisa itu keceplosan atau bagaimana," kata Rahma Ummu Fatih mengomentari video tersebut.
"Sebaik-baiknya bangkai ditutup ketauan juga," timpal Aji Teguh Prihatno.
TV One baru-baru ini dicurigai melakukan operasi tersebut setelah insiden "keceplosan" pada tayangan langsung breaking news, Rabu malam (2/10) pekan lalu. Dalam video berdurasi 14 menit yang telah beredar di media sosial itu, dialog reporter tentang larangan penyebutan Partai Golkar ikut terekam dan terdengar jelas. "Golkar-nya gak usah disebut ya," demikian pada menit 8:32.
Sontak, beragam komentar negatif tertuju pada TV One yang mengesankan sedang melakukan operasi tertentu.
"Kok bisa itu keceplosan atau bagaimana," kata Rahma Ummu Fatih mengomentari video tersebut.
"Sebaik-baiknya bangkai ditutup ketauan juga," timpal Aji Teguh Prihatno.



